Sunday, February 17, 2013

Mengenal Jenis-Jenis Minuman Alkohol





Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung alkohol lebih dari 5%. Berikut ini akan dijabarkan beberapa jenis minuman alkohol :

1. Anggur (Wine)
    Anggur (wine) adalah sari buah anggur yang diragikan, kemudian melalui proses pemeraman atau fermentasi selama beberapa tahun untuk menghasilkan anggur yang matang. Kadar alkohol yang dimilikinya antara 8%-14%. Dilihat dari proses fermentasinya, wine digolongkan menjadi empat, yaitu :

a. Aromatized wine, berasal dari hasil fermentasi buah anggur putih, ditambah aroma tertentu dan ditinggikan kadar alkoholnya dengan menambahkan minuman spirit, misalnya red martini rossi;

b. Natural wine/table wine, merupakan hasil fermentasi dari sari buah anggur murni (baru dipetik) tanpa dicampur apapun, anggur jenis ini dapat digolongkan berdasarkan warnanya, yaitu white wine, red wine, rose wine (merah muda);

c. Sparkling wine, merupakan hasil fermentasi dengan penambahan gula pada fermentasi kedua sampai terdapat gelembung udara (CO2), nikmat disajikan dingin pada suhu 4-7 derajat celcius, misalnya champagne;

d. Fortified wine, merupakan hasil fermentasi dengan menambahkan gula dan spirit


2. Spirit

      Spirit merupakan alkohol yang berwarna bening yang diolah melalui proses destilasi ulang memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi antara 36%-45%. Spirit digolongkan menjadi dua, yaitu:

a. Liqours, berasal dari padi-padian, kadar alkoholnya tinggi, dan tidak berasa manis, seperti brandy, cognac, tequila, vodca, rhum, atau whiskey;

b. Liqueurs, merupakan campuran (destilasi) dari Liqours ditambah rasa, seperti Tia Maria atau kah lua.

3. Beers 

   Beers merupakan minuman yang diperoleh dari hasil peragian malt dan hop, serta memiliki kadar alkohol 3%-5%.


4. Arak dan sake 

   Arak dan sake minuman yang berasal dari beras dan memiliki kandungan alkohol antara 16%-30%.


5. Coktail 

cocktail adalah minuman campuran yang terdiri dari dua atau lebih bahan. Minuman ini biasanya terdiri dari minuman beralkohol sebagai bahan dasar dan bahan pemberi rasa atau warna khusus, namun bahan dasarnya selalu yang paling dominan. Prinsip penyajian cocktail adalah tampil dengan minuman yang menarik dengan dekoratif dan warna-warni. Cocktails dapat menjadi minuman jangka panjang atau pendek, serta dapat disajikan kapan saja.

----------
Sent via Nokia Email