Monday, June 10, 2013

Hotel Gelandangan, Agar Pengunjung Merasakan Sensasi Jadi Gelandangan


Biasanya sebuah hotel akan menawarkan berbagai kenyamanan dan fasilitas memadai agar pengunjungnya dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman. Namun tidak demikian halnya dengan Hotel Faktum, di Swedia.

Hotel ini tak menyediakan berbagai fasilitas layaknya hotel, namun memberi layanan yang unik. Faktum Hotel memberikan tempat menginap layaknya gelandangan.

Ya, Anda nantinya akan tidur di bawah jembatan layang, di rumah kosong, alam terbuka, juga flat kotor yang sudah ditinggalkan pemiliknya. Tempat tidur empuk pun tak akan Anda jumpai, melainkan hanya ada sleeping bag, serta bantal tua atau selimut bekas yang lusuh.

Biaya sewa Hotel Faktum murah meriah, hanya US$ 10 saja atau Rp. 97 ribu per malam.

Aaron Israelson, pengurus hotel gelandangan tersebut mengatakan bahwa di bulan Januari dan Februari adalah saat paling mengenaskan bagi para tunawisma.

“Cuaca di bulan Januari dan Februari sangat dingin. Pengunjung yang ingin merasakan bagaimana penderitaan tunawisma dapat memilih bulan tersebut untuk menginap di sini”, tuturnya untuk Huffington Post.

Hotel tersebut memang ingin menyadarkan masyarakat Swedia bahwa ada banyak tunawisma alias gelandangan yang tak memiliki rumah di sekitar mereka.

Diharapkan setelah menginap di hotel Faktum dan merasakan betapa tak enaknya menjadi gelandangan, dapat membuka kesadaran pengunjung untuk mau mengulurkan tangan membantu para tunawisma tersebut.

Keuntungan yang didapat dari penyewaan hotel Faktum seluruhnya dipakai untuk membantu kaum tunawisma di Swedia.

Anda berminat mengunjunginya? Sila buka situs Faktum hotel. Sebuah usaha pengumpulan dana yang sangat kreatif, bukan?




source : http://sidomi.com/192169/hotel-gelandangan-agar-pengunjung-merasakan-sensasi-jadi-gelandangan/