Tuesday, June 4, 2013

Defenisi & Sejarah Perkembangan Bar



1. Sejarah Perkembangan Bar
 
Pada mulanya sejarah perkembangan Bar berasal dari Amerika Utara, dimana bar mula-mula dikenal masyarakat pada beberapa abad silam, kemudian dikenal dan disukai mengingat sifat-sifat serta suasananya yang lain dari pada yang lain.
Pada umumnya orang-orang sangat senang bertemu di Bar, berkumpul, membicarakan sesuatu sambil minum, khususnya minuman keras. Sesuai dengan perkembangan saat ini, Bar bukan saja tempat berkumpul atau sekedar minum-minum, tetapi juga merupakan tempat hiburan, tempat santai setelah seharian bekerja, melepaskan dan menghilangkan ketegangan sambil mendengarkan musik baik secara tidak langsung (melalui tape, compact disc, piringan hitam) maupun secara langsung dari penyanyi, bahkan kita dapat berdansa di Bar tersebut.



2. Defenisi Bar
 
Pada mulanya Bar dikenal dengan nama atau sebutan Tavern. Bar berasal dari kata “Barrier” yang berarti sesuatu yang menghalangi, yaitu kayu pemisah antara pekerja Bar (Bartender) dengan tamu. Kayu pemisah atau penghalang tersebut dinamakan “Counter”. Counter tersebut mempunyai fungsi lain yang dilengkapi dengan kursi tinggi yang disebut “Bar Stools”. Bar Stools dibuat sesuai dengan keinginan dan selera pemilik bar (Owner). Di bar tersebut tamu dapat duduk dan memesan makanan dan minuman yang diinginkanya. Selain berfungsi sebagai pemisah antara Bartender dengan tamu, juga bertujuan untuk menghindari tamu yang mabuk masuk kedalam Bar dan mengambil minuman yan ada di Bar. Dengan memperhatikan dan mengikuti perkembangan yan terjadi saat ini, pengertian Bar adalah sebagai berikut:

“Bar adalah suatu tempat atau counter, dimana seseorang bisa mendapatkan  pelayanan makanan dan minuman, baik yang mengandung alcohol, maupun yang tidak mengandung alcohol.”