Friday, May 10, 2013

Lay Out Bar/Desain Bar

1. Bar Counter
Yaitu suatu pengahalang bagian depan yang fungsi nya sebagai pemisah antara tamu dengan pekerja bar dan biasanya dilengkapi dengan kursi tinggi di depannya untuk para tamu yang duduk, tinggi Bar Counter yang ideal sekitar 110cm.

2. Space
Banyak bar yang mempunyai Space (Jarak) terlalu kecil, yang ideal adalah antara Bar Counter dengan Back Cupboard/Back Wall adalah 100-125cm ini memudahkan jangkauan Bartender untuk mengambil sesuatu untuk keperluan operation seefisien mungkin.

3. Floor (Lantai)
Bahan yang terbaik untuk lantai adalah yang mudah dibersihkan dan dikeringkan serta tidak licin, untuk menghindari kecelakaan kerja pada saat operation.

4. Back Wall
Yaitu bagian yang berada di belakang counter yang berfungsi sebagai tempat menaruh dan memajang minuman (Bottle Display) serta gelas-gelas dengan pengaturan yang menarik dan atraktif.

5. Glass Display
Letaknya biasanya di atas counter, yang mana fungsinya untuk memajang (mendisplay) gelas. Biasanya hanya untuk gelas yang berkaki (Steam Glass), dimana gelas-gelas berkaki tersebut digantung di hanger.

6. Cocktail Station
Yaitu tempat untuk menyimpan minuman yang akan dijual. Pada umumnya adalah jenis Pouring Brand, serta dilengkapi dengan tempat untuk menaruh juice, ice cube, garnish, dan sink untuk mencuci gelas, peralatan Bar dan untuk mencuci tangan.

7. Sink/Plumbing
Yaitu tempat untuk mencuci gelas serta peralatan Bar yang kotor. Penempatannya biasanya disudut Bar agar tidak terlihat oleh tamu yang duduk di Counter.

8. Drawer/Cabinet
Yaitu tempat untuk menyimpan stock minuman, dan barang-barang keperluan lainya setelah Bar tutup.

9. Chiller/Refrigeration
Yaitu tempat penyimpanan minuman yang perlu didinginkan seperti: Beer, Wine, Champagne, Milk serta buah-buahan. Suhu sekitar 11-14 derajat.

10. Cashier Desk
Yaitu ruangan dimana Cashier membuat check atau bill, menerima pembayaran, dan mengerjakan tugas-tugas lainya. Cashier desk biasanya didalam Bar Counter ataupun berada di Hall Area.